Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahas pilkada serentak, Jokowi rapat dengan KPU, Bawaslu dan DKPP

Bahas pilkada serentak, Jokowi rapat dengan KPU, Bawaslu dan DKPP Jokowi rapat ekonomi. ©AFP PHOTO/Bay ISMOYO

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo hari ini mengundang Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istana. Selain itu, secara bersamaan Presiden juga menerima Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Persiapan Pilkada. Laporan perkembangan detail dari KPU dan Bawaslu, pertemuan ini permintaan KPU Bawaslu dan DKPP," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana, Jakarta, Selasa (3/11).

Menurut Pratikno, Presiden Jokowi ingin mengetahui laporan terbaru mengenai persiapan Pilkada serentak. Sebab dalam rapat terbatas kemarin, ada potensi daerah-daerah rawan terjadinya konflik.

"Presiden ingin tahu secara detil gimana persiapan Pilkada. Di rapat kabinet kemarin dibicarakan apa hal yang perlu diantisipasi, di daerah yang ada potensi ketegangan sosial harus diperhatikan secara serius," jelas Pratikno.

"Ada beberapa daerah yang calonnya diperdebatkan, dan daerah dengan calon tunggal. Hari ini semakin lengkap dengan apa yang akan disampaikan KPU Bawaslu DKPP," tandasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi minta Badan Intelijen Negara dan Polri untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi wilayah-wilayah konflik jelang Pilkada serentak. Permintaan Jokowi ini disampaikan dalam rapat terbatas pada Senin (2/11) kemarin.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP