Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahas 7 WNI disandera, Menko Luhut gelar rapat di Kemenko Polhukam

Bahas 7 WNI disandera, Menko Luhut gelar rapat di Kemenko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta malam ini. Rapat tersebut membahas pembebasan sandera di Filipina.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Jumat (1/7), Luhut tiba di kantor pukul 19.00 WIB, setelah menghadiri syukuran HUT Bhayangkara ke-70 tahun. Kemudian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso.

Setelah itu disusul Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Mereka tak memberikan komentar apapun karena rapat belum digelar. Apalagi mereka tak berjalan terburu-buru menuju ruangan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah Filipina belum memberikan izin Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk masuk ke Filipina membebaskan 7 anak buah kapal warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Apabila TNI masuk ke Filipina harus melalui proses negoisasi dan kesepakatan kedua belah pihak negara.

"Yang pasti pertama proses meminta pemerintah Filipina untuk menanganinya sama seperti dulu. Kedua, apabila tentu diputuskan negoisasi dengan kerjasama pemerintah Filipina pasti. Tapi apabila tidak jalan yang terakhir tentu dengan kekuatan militer sesuai dengan persetujuan pemerintah Filipina," kata Jusuf Kalla usai salat Jumat di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/7).

Menurutnya, pemerintah tak akan menggunakan uang tebusan untuk membebaskan sandera. Saat ini tahapan pembebasan sandera masih dalam kewenangan pemerintah Filipina.

"Tapi kita tidak ingin negosiasi dalam bentuk lain. Sekarang masih minta pemerintah Filipina untuk selesaikan itu," kata dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP