Bagus ditemukan tewas di dasar pusaran Sungai Progo
Merdeka.com - Setelah dilakukan pencarian kurang lebih selama tujuh jam, jasad Bagus Danar Suhendro (20) warga Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jateng akhirnya ditemukan. Jenazah Bagus ditemukan di dasar pusaran Sungai Progo yang berada di Kedung Pendem di Kampung Krikil, Kelurahan Walitelon, Temanggung.
Korban Bagus ditemukan oleh petugas Tim SAR Temanggung yang melakukan penyelaman. Korban ditemukan sudah dalam kondisi kaku dan isi perutnya penuh dengan air dan dalam kondisi hanya memakai celana dalam.
Jenasah Bagus ditemukan dengan jarak sekitar lima meter dari tempat temannya Handoko yang pertama ditemukan oleh petugas Tim SAR Temanggung.
Dengan upaya keras, Tim SAR akhirnya berhasil menarik jasad korban yang berputar-putar di bagian tengah pusaran yang berdiameter sekitar tujuh meter itu.
"Kalau tidak ditarik kuat dan saya menyelam dengan diikat tali, tidak mungkin jasad korban akan utuh karena berputar dan dipastikan akan hancur terkena batu dan berbagai material sungai di kedalaman lima sampai tujuh meter itu," ungkap Darmono salah satu anggota Tim SAR Temanggung kepada merdeka.com Jumat (13/7) malam.
Begitu berhasil ditemukan, jenasah korban Bagus langsung dilarikan ke kamar jenasah RSUD Temanggung menyusul temannya Handoko yang ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh petugas Tim SAR.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa Handoko (21), dan Bagus Danar Suhendro (20), keduanya hilang terseret arus air di Kedung Pendem, Sungai Progo, di kampung Kerikil, Kelurahan Walitelon, Temanggung.
Dua pemuda asal Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, ini kali terakhir diketahui tengah bermain di sungai dengan kedalaman sekitar 5-7 meter tersebut. Mereka tenggelam usai melakukan ritual nyadran( ziarah makam jelang ramadan). (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya