Bagaimana nasib Menara Saidah ke depan?

Reporter : Yacob Billi Octa | Sabtu, 26 Mei 2012 07:45




Bagaimana nasib Menara Saidah ke depan?
menara saidah. merdeka.com/sekalengkopi.files.wordpress.com

Merdeka.com - Sejak diresmikan pada tahun 2001, gedung perkantoran Menara Saidah memiliki daya tarik yang cukup tinggi bagi kalangan pengusaha. Terbukti di tiap lantainya selalu dipenuhi oleh kesibukan para karyawan dari perusahaan penyewa.

Bahkan ketika malam hari, gedung berlantai 28 itu bak sekumpulan kunang-kunang dari kejauhan. Penuh dengan cahaya bersinar di setiap sisinya.

Namun, kemegahan gedung milik Saidah Abu Bakar Ibrahim itu hanya tinggal cerita. Sebab, sejak tahun 2007 silam, Menara Saidah resmi ditutup untuk umum.

Salah satu penyebabnya karena pondasi gedung sudah tidak tegak berdiri. Terjadi kemiringan beberapa derajat, yang membahayakan keselamatan penghuni gedung.

"Konstruksi bangunan Menara Saidah memang bermasalah sejak awal. Tetapi, baik pemilik maupun dinas P2B tidak ada yang mau memberikan penjelasan," ujat pengamat perkotaan, Yayat Supriyatna kepada merdeka.com.

Bahkan santer beredar kabar pengelola gedung sudah pernah mendatangkan tim ahli bangunan dari Jerman untuk meluruskan kembali pondasi gedung. Namun, karena biaya yang cukup tinggi, ratusan miliar, membuat pengelola mengurungkan rencananya.

Seiring berjalannya waktu, banyak pihak yang menyayangkan 'menganggurnya' menara tertinggi di Jalan MT Haryono, Jakarta itu. Sehingga berkeinginan untuk membelinya.

Tercatat, Universitas Satyagama pernah menawarkan diri membeli Menara Saidah seharga Rp 450 miliar. Namun lantaran suatu hal, pihak universitas tidak melanjutkan proses negosiasinya.

Bahkan kabar terakhir yang diperoleh merdeka.com, Menara Saidah pernah ditawar oleh pengusaha asal pulau garam, Madura seharga Rp 16 miliar. Namun sekali lagi kabar tersebut lenyap seiring semakin pudarnya bangunan megah itu.

Kini setelah lima tahun tidak berpenghuni, nasib Menara Saidah belum jelas. Apakah dirobohkan atau diperbaiki struktur pondasinya. Tentunya dengan segala konsekuensi.

Namun satu hal yang pasti, Menara Saidah selalu memiliki daya tarik tersendiri. Lokasi yang strategis, dan akses yang mudah, membuat gedung bergaya Romawi itu seperti Ratu Cleopatra yang pantas diperebutkan.

Baca juga:
Hemat, China runtuhkan cerobong dengan ambil bata satu persatu
Menakjubkan, desa ini terbuat dari batu raksasa Gunung Monsanto
Ayah-ibu orang Asia, anak ini terlahir bule
Negaranya dikenal doyan mabuk, guru Irlandia ditolak kerja
Di Jepang makan siang bisa diantar artis atau model
Demi bikin film dokumenter, pria ini rela ditelan anaconda
Wanita cantik ini jago bikin seni body painting 3D menakjubkan
Belut ditemukan hidup di perut pria Brasil ini
Ke warung naik pesawat, pria Australia ditangkap polisi
Tidak mandi lima tahun, pria gembrot Jerman diangkut pakai derek
Pria Kanada cari perempuan bernama sama dengan mantan kekasih

[dan]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Menara Saidah

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kasus Annas Mamun berpotensi dilindungi Lembaga Kepresidenan
  • Megawati masih punya pengaruh menentukan kabinet Jokowi-JK
  • Tim Faisal Basri minta Pertamina stop impor premium
  • Baru 11 tahun, bocah di Sydney sudah ujian kelulusan setara SMA
  • Survei Cyrus: Dukungan rakyat terhadap Jokowi-JK masih kuat
  • Pasek soal kedekatan Anas dan Machfud Suroso: Saya tidak tahu
  • Kemendagri diminta cabut Perda Kehutanan bermasalah
  • Banyak keluarga di Demokrat, SBY dinilai tak sehat pimpin partai
  • Menteri Desa sebut CSR perusahaan tambang tak sentuh masyarakat
  • Siap lawan SBY, Gede Pasek sebut tak kan bikin Munas tandingan
  • SHOW MORE