Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Badan pesawat Lion Air JT610 jatuh di Karawang belum ditemukan

Badan pesawat Lion Air JT610 jatuh di Karawang belum ditemukan Puing Pesawat Lion Air Jatuh di Tanjung Karawang. ©Twitter Sutopo BNPB

Merdeka.com - Badan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, hingga kini belum ditemukan. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang beserta awak kabin hilang kontak setelah 15 menit lepas landas dari Bandara Internasional Soekarna-Hatta.

"Sampai saat ini body pesawat belum ditemukan, masih pencarian oleh Basarnas. Yang ada di TV kita lihat itu baru serpihan pesawat," kata Bagus Sanjoyo, Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10).

Begitu juga dengan black box atau kotak hitam pesawat Lion Air masih dalam pencarian petugas Basarnas di lokasi yang diduga tempat jatuhnya pesawat. Hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan petugas KNKT dan Basarnas yang ada di lokasi kejadian.

"Petugas KNKT dan Basarnas pun memastikannya demikian, badan pesawat dan black box belum ditemukan," ujar Bagus.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang diketahui membawa 189 orang, termasuk penumpang dan kru pesawat. Penumpang terdiri dari 178 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi (infant) sementara kru pesawat terdiri dari 2 kokpit kru dan 6 orang awak kabin.

Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Basarnas telah mengonfirmasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang.

Dirjen Perhubungan akan tetap membuka posko informasi mengenai perkembangan data kecelakaan Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang di Ruang VIP Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta.

"Ini tetap buka, 24 jam bahkan. Segala perkembangan informasi akan kami sampaikan di sini," ujar Kepala Otoritas Bandara Soekarno Hatta, Bagus Prayogo.

Keluarga korban juga dibolehkan menginap di Ruang VIP tersebut. Selain memberikan kabar yang sebisa mungkin menenangkan keluarga korban dan data dari lapangan, petugas yang siaga di posko pun memfasilitasi keluarga korban dengan makanan dan minuman.

Namun, saat ditanya apakah keluarga korban akan diberi fasilitas penginapan di hotel, Bagus mengaku pihaknya akan berkordinasi kembali dengan pihak maskapai. "Kalau itu nanti dibicarakan dulu dengan Lion Air. Yang pasti posko ini buka 24 jam," ujarnya.

Terlihat, petugas pun ada yang menempelkan nama-nama 178 penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, di papan informasi posko. Sehingga memudahkan keluarga untuk memastikan nama anggota keluarganya tertera sebagai penumpang di pesawat tersebut.

Reporter: PramitaSumber : Liputan6.com

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP