Bacok Tangan Bocah saat Main HP di Depan Rumah, 2 Begal Ditembak Polisi
Merdeka.com - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan, M Arif (29) dan Saparudin alias Udin (18) ditembak di masing-masing kakinya karena melawan saat ditangkap. Keduanya merupakan pelaku begal sadis dengan sasaran anak-anak.
Peristiwa itu bermula saat korban, AY (16) bermain ponsel di depan rumahnya di Jalan Mayor Zen, Lorong Harapan Jaya I, Sei Selayur, Kalidoni, Palembang, Kamis (1/7) malam. Kedua pelaku menggunakan sepeda motor melintas di TKP dan menghentikan lajunya.
Lantas salah seorang pelaku merampas ponsel korban. Korban berusaha mempertahankan yang membuat pelaku membacok tangan korban hingga terluka.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas dan menyebar luas ke media sosial. Rekaman CCTV memudahkan petugas mengenali ciri-ciri para pelaku.
Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang AKP Robert P Sihombing mengatakan, kedua tersangka ditangkap di kawasan Sematang Borang Palembang dan kaki mereka ditembak karena melakukan perlawanan. Para tersangka mengakui perbuatannya dan berdalih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kedua tersangka kami tembak di bagian kakinya, mereka mengakui pelaku begal yang terekam CCTV," ungkap Robert, Kamis (15/7).
Saat ini penyidik masih memeriksa secara mendalam untuk mengungkap kejahatan lain yang melibatkan kedua tersangka. Bisa jadi, mereka kerap mengincar anak-anak yang bermain ponsel di luar rumah.
"Masih kami dalami, sejauh ini baru satu laporan yang masuk," kata dia.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang diancam 7 tahun penjara. Barang bukti disita, ponsel milik korban dan sepeda motor yang digunakan saat beraksi.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya