Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacakan Pesan Instagram, Gibran Tegur Tukang Parkir Mainkan Tarif

Bacakan Pesan Instagram, Gibran Tegur Tukang Parkir Mainkan Tarif gibran kumpulkan tukang parkir. ©2021 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Ratusan petugas parkir di Solo mendapatkan peringatan dari Wali Kota Gibran Rakabuming Raka. Mereka diingatkan agar tak mempermainkan tarif parkir selam bertugas. Teguran orang nomor satu di Solo itu disampaikan saat memberikan arahan kepada 150 petugas parkir di Hotel Grand Hap Solo, Selasa, (2/11).

Gibran mengaku selama ini kerap mendapatkan keluhan dari warga melalui DM (Direct Message) di akun instagram pribadinya, gibran_rakabuming. Gibran yang seharusnya memberikan pidato arahan saat kegiatan pengelola dan petugas parkir, justru hanya memberikan teguran.

"Saya tidak mau pidato di sini. Tapi sedikit memberikan masukan-masukan dari warga Kota Solo. Ini bukan cari-cari kesalahan tapi untuk perbaikan kita semua," ujar Gibran.

Dalam acara tersebut, Gibran membacakan sejumlah keluhan warga yang dikirim melalui DM instagramnya. Beberapa di antaranya ada yang mengeluhkan tentang pembayaran parkir mobil yang menggunakan struk parkir truk. Peristiwa tersebut terjadi di sebelah timur alun-alun utara keraton.

"Iki struke parkir nganggo bis karo truk. Padahal numpakku mobil biasa, yo emang kacek sewu ning parkire tuek ning umuk sing ngapusi aku. (Ini struknya pakai bus dan truk. Padahal saya naik mobil biasa, ya memang hanya selisih seribu, tapi tukang parkirnya tua tapi songong menipu saya),” ucap Gibran saat membacakan keluhan warga.

Atas keluhan tersebut, Gibran meminta agar hal serupa tidak lagi terjadi lagi ke depannya. Sehingga tidak merusak nama baik juru parkir di Solo.

"Kalau seperti ini merusak nama baik bapak ibu semua. Tiap hari sudah kerja keras, pagi, siang, dan malam, tapi ada 1-2 yang seperti ini mencoreng nama baik. Perlu kita telaah jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi," tegas dia.

Gibran meminta masyarakat yang melihat pelanggaran atau merasa dirugikan agar melaporkan pada dirinya. "Kalau masyarakat ada yang melihat pelanggaran laporkan ke saya saja. Nanti kita tegur, itu tadi cuma beberapa saja. Tapi kebanyakan sudah cukup baik," katanya.

Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Solo Henry Satya Negara mengancam akan memberikan sanksi dan teguran kepada petugas parkir yang melanggar aturan.

"Kalau ada pelanggaran akan kita lakukan penindakan. Kita berikan sanksi administrasi dan teguran pertama. Kartu tanda anggota kita lubangi 1. Kalau ada pelanggaran kedua, akan kita kasih peringatan ke 2 dilubangi lagi kartu tanda anggotanya 2. Lalu sampai pelanggaran ketiga kita lubangi lagi 3. 3 Kali pelanggaran, ada 3 lubang di KTA, maka petugas parkir tersebut tidak boleh bekerja lagi," pungkas Henry.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP