Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ayah pria keterbelakangan mental: Maling teriak maling, malah duit anak saya digondol

Ayah pria keterbelakangan mental: Maling teriak maling, malah duit anak saya digondol Para tersangka penganiayaan penyandang disabilitas di Jakarta Pusat. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria keterbelakangan mental berinisial AAF alias Iyan ditemukan dalam kondisi penuh luka di sekujur tubuh. AAF menjadi korban penganiayaan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/8) malam oleh sembilan pelaku.

Pelaku diketahui terdiri dari empat petugas keamanan dan lima panitia acara pameran flora dan fauna karena dituduh mencuri uang.

Herman, orangtua AAF menjelaskan, anaknya dituduh sebagai maling. Anaknya itu diborgol dan dipukuli meski tak ada bukti.

"Kejadian hari Jumat anak saya diteriaki maling, kemudian dibawa ke posko keamanan EO Flora. Di sana diborgol kayak maling. Padahal belum terbukti," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (22/8).

"Banyak kok yang melihat anak saya dianiaya," tambah dia.

Namun, kenyataan tak demikian. Yang hilang justru uang milik Anaknya. Jumlahnya mencapai Rp 3 juta.

"Ternyata maling teriak maling. Malah duit anak saya digondol sama dia (orang)," ujar dia.

Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Sebanyak sembilan orang berhasil ditangkap.

"Awalnya lebih dari 10 yang ditangkap. Tapi yang benar-benar terbukti mengeksekusi anak saya ada delapan orang. Mereka sudah pakai baju tahanan kok," ucap dia.

"Sekarang semuanya barang bukti juga sudah ada di Polres," dia menambahkan.

Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP