Ayah di Semarang sering marahi dan cabuli anaknya sendiri
Merdeka.com - Ibu rumah tangga berinisial Y (36) warga Graha Candi Golf, Kota Semarang Jawa Tengah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang. Dia melaporkan suaminya atas kasus tindak pidana kekerasan dan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri.
Korban berinisial CNW (8), saat ini masih berstatus siswi SD. Pelaku berinisial HGW (40).
Y mengungkapkan tindak asusila ini dilakukan di rumah. Y menceritakan, saat memergoki pelaku mencabuli korban, dirinya malah dimarahi.
Berdasarkan laporan Y, kejadian tersebut terjadi selama satu tahun dimulai sejak tahun 2014 sampai dengan 2015. Namun baru hari Selasa (27/9) kemarin, Y berani melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Semarang.
"Dia (suaminya) kerap berbuat kasar kepada anak (CNW). Sering memukuli. Bahkan sempat perbuatan dia (asusila pencabulan) saya lihat, tapi setiap saya tegur malah marah-marah," ujar Y saat memberikan keterangan kepada petugas SPKT Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang AKP Kumarsini saat dikonfirmasi Rabu (28/9) mengaku belum menerima laporan.
"Belum menerima mas, belum sampai ke saya laporannya," ujarnya.
Kumarsini menegaskan, tetap akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Tindak lanjut ini berupa proses penyelidikan, termasuk melakukan pemanggilan terhadap saksi.
"Pastinya kalau seperti itu akan kita proses, kita panggil saksi-saksi nanti," tegas Kumarsini. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya