Awal mula penemuan lempeng Tjipetir yang gegerkan Eropa
Merdeka.com - Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Spanyol, Belanda hingga Norwegia dikejutkan dengan penemuan lempengan yang terbuat dari bahan lateks yang bertuliskan 'Tjipetir'. Lempengan tersebut ditemukan mengapung di pantai-pantai negara Eropa.
Seperti dikutip BBC, Kamis (4/12), berita lempeng Tjipetir bermula ketika Tracey Williams menemukannya pada 2012. Ia menemukannya ketika berjalan di pantai di pantai Newquay, Cornwall, Inggris.
Penemuan lempengan yang berukuran seperti notebook 17 inchi tersebut menjadi viral setelah Tracey Williams mengunggah temuannya di Facebook fan page yang diberi nama 'Tjipetir Mystery'. Fan page tersebut kemudian memancing orang lain untuk mengunggah foto temuan lempeng tersebut.
Awalnya banyak yang berspekulasi jika lempeng tersebut berasal dari manifest Titanic yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912. Dalam manifes Titanic, disebutkan jika kapal tersebut mengangkut bahan gutta-percha, bahan yang membuat lempeng Tjipetir.
"Sebuah surah kabar Prancis memuat berita dan melaporkan jika Titanic mengangkut gutta-percha," kata William.
Misteri tersebut kemudian terpecahkan jika, lempeng Tjipetir diketahui berasal dari kapal barang Jepang Miyazaki Maru yang diserang kapal Jerman U-boat di 241,5 km sebelah barat pantai Kepulauan Scilly, antara Inggris dan Prancis pada perang dunia kedua pada 1917. Saat diserang, kapal berbobot 8.520 ton itu dalam perjalanan dari Yokohama menuju London.
Lempeng Tjipetir diketahui diproduksi oleh Gutta Percha Tjipetir yang berada Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Sebelum plastik umum digunakan, bahan ini biasa digunakan sebagai bahan selang pemadam kebakaran, bola golf, dan hidung boneka Teddy Bear.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya