ATM tak berfungsi, nasabah Mandiri panik isu pembobolan rekening
Merdeka.com - Riza, nasabah Bank Mandiri KCP Gejayan, Yogyakarta panik atas isu pembobolan rekening milik nasabah Mandiri lainnya. Ditambah, Anjungan Tunai Mandiri (ATM) miliknya tak berfungsi.
Riza mengaku mendapat pesan singkat dari pihak bank yang memblokir rekening dan ATM untuk keamanan nasabah. Padahal dirinya tidak mengajukan pemblokiran atas rekeningnya.
"Saya dapat sms blokir gitu dari Mandiri tadi malam jam 21.00 WIB. Isinya, Nasabah Yth, Kartu Mandiri Anda kami blokir guna keamanan data Anda. Segera ganti kartu di Cabang terdekat dengan membawa kartu dan Identitas diri," ujar Riza saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (12/5).
Dia curiga ditawarkan kartu kredit yang mengaku dari Mandiri sebelum ada sms pemberitahuan tentang pemblokiran rekening dan ATM tersebut. "Aku agak curiga dengan yang tawarin kartu kredit Mandiri tadi sore. Masa telemarketing kok suasana kantornya ramai kayak di stasiun," ucapnya.
Riza yang merupakan karyawan salah satu perusahaan swasta ini mengaku terakhir melakukan penarikan tunai via ATM pada Sabtu (10/5). Dia mengambil uang via ATM sebesar Rp 200.000 dengan sisa saldo senilai Rp 2,6 juta.
"Hari ini aku belum cek ke ATM, tapi tadi 2 kali mau beli pulsa via atm gagal," katanya.
"Apa mungkin sistemnya Mandiri kena hack ya?," tanyanya.
Oleh karenanya, untuk memastikan kejadian tersebut apakah ada sistem yang dihack atau pembobolan ATM. Riza menghubungi hotline Bank Mandiri.
"Aku baru coba telepon ke 14000 nomor hotline Mandiri. Kata mesin penjawab seluruh staf sedang sibuk," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya