Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Asyiknya ngabuburit di toko buku

Asyiknya ngabuburit di toko buku Ngabuburit di toko buku. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Beragam cara dilakukan orang untuk mengisi waktu luang di bulan ramadan. Sambil menunggu waktu magrib tak jarang sebagian orang pergi jalan-jalan. Mulai dari berburu takjil hingga berbelanja di pusat perbelanjaan atau mal.

Tak hanya itu, tidak sedikit pula orang muslim ngabuburit pergi ke toko buku. Seperti siswi SMK Budi Asih, bernama Dewi bersama temannya Melani memilih toko buku sebagai tempat untuk ngabuburit.

"Iya ke sini mau beli buku akuntansi sambil ngabuburit aja," kata Dewi saat berbincang di salah satu toko buku di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Senin (13/6).

Selain membeli buku pelajaran, dua siswi yang tinggal di Manggarai ini juga hendak membeli novel remaja karya salah satu penulis ternama di Indonesia.

Berbeda dengan Dewi, Riska, salah satu mahasiswi di Depok mengaku baru pertama kali ngabuburit di toko buku. Kedatangannya pun hanya mengantar temannya yang akan membeli buku.

Mahasiswa fakultas kedokteran tersebut mengaku biasanya mengisi waktu luangnya untuk membaca buku di perpustakaan. Terlebih di bulan ramadan ini, lebih banyak waktunya digunakan untuk membaca buku.

"Lebih enak aja baca buku dari pada nongkrong-nongkrong atau jalan-jalan. Kan baca buku lebih banyak manfaatnya," ujar Riska.

Selain buku-buku tentang kedokteran, perempuan asal Pontianak ini juga menyukai buku-buku tentang agama.

"Buku yang dibaca tentang kedokteran sama buku-buku agama," sebutnya.

Meski begitu, salah satu kasir toko buku, Tiara mengungkapkan, tidak ada peningkatan pengunjung yang datang selama bulan ramadan. Namun dia tidak membantah pengunjung lebih banyak datang selepas waktu ashar.

"Enggak ada peningkatan pengunjung, tapi sore, banyak yang datang," tandasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP