Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Asyik tenggak miras saat Ramadan, Eko dan Tony digelandang polisi

Asyik tenggak miras saat Ramadan, Eko dan Tony digelandang polisi Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Jajaran Polsek Serengan, Solo, Jawa Tengah, melakukan operasi penyakit masyarakat alias pekat guna menciptakan suasana tenang selama puasa bulan Ramadan, Selasa (30/5) malam. Tiga warga yang sedang asyik berpesta miras oplosan di wilayah Dawung RT 03, RW 13, Serengan, terjaring dalam operasi itu.

"Saat anggota sedang melakukan patroli mereka ini sedang asyik pesta miras," kata Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, Rabu (31/5).

Ketiga warga tersebut adalah, Eko Budiyanto (27) asal Banyudono, Boyolali, Tony Prasetyo (41) dan Teguh Wiyono (35) asal Serengan. Kepolisian juga mengamankan sisa minuman keras sebanyak dua plastik.

"Mereka dikenai tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar Pasal 492 KUHP tentang minum-minuman keras di tempat umum dan dapat mengganggu ketertiban umum," kata dia.

Operasi pekat cipta kondisi juga dilakukan Polresta Solo selama bulan Ramadan. Dalam operasi kali petugas menyita ribuan liter minuman keras (miras).

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan, ada 1.433 liter miras hasil razia yang dilakukan di 5 Polsek di wilayah Solo. Yakni Polsek Serengan, Laweyan, Banjarsari, Pasarkliwon dan Jebres. Miras yang diamankan tersebut sebagian besar dikemas dalam botol.

"Ada1433 liter miras yang diamankan, semua akan kita musnahkan dalam waktu dekat ini," ujar dia.

Hari menambahkan, operasi pekat dilakukan sebelum dan menjelang Ramadan, agar tercipta kondisi dan suasana yang tenang saat puasa. Selain mengamankan miras, polisi juga mengamankan pelaku judi, pengamen hingga PSK.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP