Asyik pesta sabu di kos, 2 mahasiswa digelandang polisi
Merdeka.com - Dua mahasiswa salah satu perguruan tinggi ternama di Samarinda, Kalimantan Timur, Yansen Kalep (28) dan Deden Wahyudi (19), tepergok polisi sedang berpesta sabu bersama 2 teman lainnya bukan mahasiswa, Rabu (22/3) sore. Keempatnya kini berurusan dengan polisi.
Penggerebekan dilakukan di kawasan indekos Jalan Perjuangan IV, kelurahan Sempaja Selatan, kecamatan Samarinda Utara, sekira pukul 18.00 WITA. Penggerebekan kawasan itu setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat.
"Jadi, selidiki dan kita temukan 2 mahasiswa itu dan 2 teman lainnya, sedang pesta sabu di kos-kosan," kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah dalam keterangannya, Rabu (22/3) malam.

Saat tepergok, keempat orang dalam kos itu tidak berkutik. Kepolisian sempat menggeledah isi kamar kos. Belakangan, keduanya menyimpan sabu tidak di dalam kamar kos, melainkan di kamar mandi.
"Kita dapatkan sabu di dalam toples, yang bercampur dengan peralatan kamar mandi, buat mengelabui petugas ya," terang Belny.
Keempat orang itu lalu digelandang ke Polresta Samarinda. Kepada petugas, dua di antaranya, mengaku mahasiswa di salah satu peguruan tinggi ternama di Samarinda. Yansen Kalep merupakan mahasiswa semester akhir, sedangkan Deden adalah mahasiswa semester IV.
"Dari keterangannya, Yansen adalah mahasiswa fakultas ekonomi, dan Deden adalah mahasiswa Fisipol," tambah Belny.
Selain menyita barang bukti 4 poket sabu seberat 1,36 gram senilai Rp 2 juta di dalam toples berisi peralatan mandi, petugas juga menyita 1 bundel plastik kecil, alat isap sabu, sendok penakar, korek api dan telepon selular.
"Langsung kita kembangkan tadi. Kita amankan seorang terduga pengedar di Jalan Damanhuri. Kita temukan antara lain 5 poket sabu seberat 1,63 gram di dalam dashboard motor dan tas pinggang, setelah tertangkap tangan petugas yang menyamar untuk membeli," kata Belny.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya