Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Asyik berenang di Pantai Brencong, ABG hilang terbawa arus

Asyik berenang di Pantai Brencong, ABG hilang terbawa arus Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Keganasan ombak pantai laut selatan Jawa Tengah, kembali menelan korban. Kali ini, seorang anak baru gede (ABG) bernama Amanda Patricia (13), warga Desa Indrosari Kecamatan Buluspesantren Kebumen, hilang terbawa arus Pantai Brecong.

Amanda hilan pada Minggu (3/4) kemarin. Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengemukakan, peristiwa itu sekira pukul 10.00 WIB. Amanda bersama empat rekannya, M Saripudin (9), Ilham Bagus Permana (11), Nur Hadiansyah (9) dan Kiniatus Juwairoh (10) datang ke Pantai Brecong sekitar pukul 08.00 untuk menghabiskan waktu libur di hari Minggu.

"Mereka kemudian bermain air di Pantai Brecong. Sekitar pukul 10.00 WIB, datang gelombang besar yang menyeret korban hingga ke tengah dan akhirnya tubuh korban tidak terlihat lagi," katanya, Senin (4/4).

Beberapa warga sekitar yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban, namun tidak berhasil. Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pemerintah desa setempat dan dilanjutkan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen dan Basarnas Pos SAR Cilacap. "Kami sudah mengirimkan tim untuk melakukan pencarian korban yang hilang tersebut," jelasnya.

BPBD Kebumen kemudian mengirimkan enam personel untuk pencarian korban di sepanjang pantai, hingga sejauh 1,5 kilometer ke arah timur maupun barat dari lokasi kejadian. Selain itu, BPBD Kebumen juga menginformasikan kepada kelompok atau rukun nelayan di wilayah pantai selatan Kebumen.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Cilacap, BPBD Kebumen, Polsek Bulus pesantren, Koramil, SAR Elang perkasa, PMI dan di bantu warga sekitar.

Sementara itu, komandan dan anggota tim dari Basarnas, Nurul Fauzan mengatakan rencana operasi itu, dilakukan dengan menyisir pinggiran pantai dalam radius dua kilometer. "Kami lakukan penyisiran sejauh dua kilometer ke barat dan timur dengan menggunakan motor trail di sepanjang garis pantai," jelasnya.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo memperkirakan, tinggi gelombang di wilayah pantai selatan maupun Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berkisar antara 2,5 meter hingga empat meter.

Tingginya gelombang dipengaruhi peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan selatan Jateng dan Yogyakarta, bukan karena adanya gangguan cuaca. "Kami telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi karena tinggi gelombang 2,5 hingga empat meter masih berpeluang terjadi hingga Senin (4/4)," katanya. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP