Asap tebal kembali mengepul di kapal ikan Pelabuhan Benoa
Merdeka.com - Asap tebal kembali mengepul di salah satu kapal ikan yang terbakar di dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Selasa (10/7) sore. Kebakaran 40 kapal ikan sudah terjadi sejak Senin (9/7) dini hari. Sampai pada sore ini, sudah terhitung sekitar 38 jam, api kebakaran tersebut sulit dipadamkan.
Kendati petugas terus berjibaku memadamkan api tersebut dan dibantu oleh kapal kecil yang memadamkan kapal yang jauh dari dermaga sejak pagi tadi. Tetapi, kendala angin yang kencang membuat api berkobar lagi hingga asap hitam mengepul kembali.
Dari pantauan di lapangan, petugas sudah berhasil memadamkan api dari puluhan kapal ikan tersebut. Namun masih terlihat ada dua kapal ikan yang jaraknya sulit dijangkau oleh mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pelindo. Sehingga terus mengeluarkan api dan asap tebal.

Dari informasi yang didapat, bahwa api tersebut terus berkobar karena bahan kapal ikan terbuat dari kayu yang dilapis fiber glass. Selain itu, sisa oli atau solar masih ada di kapal ikan tersebut. Sehingga, walaupun padam sementara, tetapi jika diterpa oleh angin yang kecang kembali berkorbar.

Selain itu, terpantau di lapangan hanya satu unit mobil Damkar dan para petugas yang masih berjibaku bersiaga untuk memadamkan api tersebut. Kebakaran api kapal ikan ini juga banyak menjadi totontanan warga setempat untuk mengabadikan foto kapal yang terbakar.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya