Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arus mudik, Tarif angkutan umum di Banten naik 4x lipat

Arus mudik, Tarif angkutan umum di Banten naik 4x lipat Ilustrasi naik angkutan umum. ©Shutterstock.com/© Gemenacom

Merdeka.com - Harga tarif angkutan umum menuju sejumlah daerah di Banten Selatan mengalami kenaikan pada saat mudik lalu hingga 4x lipat dari hari-hari biasanya. Kenaikan ongkos minibus dari terminal Pakupatan, Serang menuju Cibaliung, Pandeglang mencapai Rp 150.000 dari tarif biasa Rp 40.000.

Ramidi, warga Kota Serang mengatakan dirinya pulang kampung ke ujung kulon, Kabupaten Pandeglang bersama keluarganya harus menyiapkan uang lebih untuk ongkos angkutan minibus yang mengankutnya menuju daerah yang dituju.

"Naiknya tinggi banget. Setiap tahun kalau lebaran ga kepikir beli ini itu. Buat ongkos aja dah mahal, seratus lima puluh ribu kali empat udah berapa? Itu cuma buat berangkat belum pulangnya," ujar Ramidi saat ditemui di Serang, Minggu (3/8).

Ramidi mengungkapkan keadaan tersebut selalu terjadi di setiap tahun saat menghadapi Hari Raya lebaran, padahal pemerintah telah menentukan kenaikan tarif angkutan umum jelang lebaran.

"Satu hari sebelum lebaran lebih parah kenaikannya, adik saya ditagih Rp 200.000. Ga mau bayar malah mau diturunin di tengah jalan, karena takut ya tetap bayar," katanya.

Kondisi pelayanan angkutan umum yang melayani pemudik pun dikeluhkannya, dengan menempuh jarak sekitar 150 kilometer penumpang dipaksakan menaiki minibus yang telah penuh. Bahkan, di bangku depan diisi 4 penumpang dan di atap mobil pun dipaksakan untuk diisi penumpang.

"Diatas kalau penumpang masih mau tujuh sampe sepuluh juga dinaikin di atas mobil. Tadi juga di mobil yang saya naikkin banyak yang naik diatas. saya mah enggak mau, masa sudah bayar ditaro diatas mobil," kata Ramidi. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP