Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arist pertanyakan aksi Ibu Negara hadapi maraknya kekerasan anak

Arist pertanyakan aksi Ibu Negara hadapi maraknya kekerasan anak persiapan jokowi sbeleum kampanye di pantura. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengaku kaget mendengar pembunuhan sadis Neng, bocah yang ditemukan di dalam kardus di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Dia mempertanyakan sikap pemerintah sampai kasus ini bisa terulang setelah kematian bocah Angeline.

"Pelajaran dari kasus ini adalah negara ini alpa terhadap keselamatan anak. DKI yang ramah anak harus jadi refleksi apakah betul DKI ramah terhadap anak," kata Arist ketika berkunjung ke kediaman korban di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/10).

Selain itu, dia juga mempertanyakan kepedulian ibu negara Iriana Widodo terkait kasus kekerasan terhadap anak. "Ibu Negara juga harus muncul jangan berhenti ke Istana, harusnya ibu Negara turun tangan," lanjutnya.

Selain itu, satu hal yang sangat penting, kata Arist, adalah komunikasi yang dijalin keluarga dengan si anak. Menurutnya, dialog dalam keluarga bentuk perhatian kepada anak.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP