Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ardinal anak petugas pemadam kebakaran, bukan jenderal

Ardinal anak petugas pemadam kebakaran, bukan jenderal ardinal. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Muhammad Ardinal, mahasiswa Trisakti yang terlibat baku hantam dengan wartawan Sindo TV, Sukron, diketahui pernah tinggal Jalan Tali IV nomor 8 RT 005 RW 008 Kotabambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Namun dari pengakuan tetangga, orang tua Ardinal bukanlah seorang Brigjend.

"Kalau namanya Ardinal, iya dia pernah tinggal di sini. Ardinal ini dipanggilnya Dinal. Tapi bapaknya bukan Brigjen. Yang saya tahu, orang tuanya namanya pak Karim. Pak Karim itu orang pimpinan pemadam kebakaran di Jakarta Barat," kata Yudi (25), teman main semasa kecil Ardinal, Kamis (23/5).

Namun, kata Yudhi, Ardinal dan keluarganya sudah lama pindah dari rumah yang merupakan rumah kontrakan tersebut. "Dia sekeluarga sudah pindah sekitar sepuluh tahun yang lalu," ujarnya.

Seperti diberitakan, demonstrasi Mahasiswa Trisakti di depan Istana Negara Jakarta ricuh. Wartawan Sindo TV bernama Sukron dipukul salah seorang mahasiswa Universitas Trisakti Muhammad Ardinal yang mengaku anak seorang Brigjen TNI.

Pantauan merdeka.com, Rabu (22/5), sebelum terjadi pemukulan terjadi keributan antar-mahasiswa fakultas hukum dan fisipol Trisakti. Mereka terlibat dorong-dorongan sehingga mengakibatkan barisan tidak beraturan.

Terjadilah keributan antar sesama mahasiswa Trisakti tersebut. Saat wartawan ingin mengambil gambar, sebagian mahasiswa tidak terima. Akhirnya terjadi pemukulan kepada Sukron yang saat itu berada di dekat lokasi keributan. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP