Ardi Bakrie akui marah soal letak iklan Jokowi di viva.co.id
Merdeka.com - CEO Viva.co.id Anindra Ardiansyah Bakrie (Ardi Bakrie) disebut-sebut geram akibat munculnya iklan bakal calon presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo di situs berita milik Bakrie itu. Kekesalan Ardi itu disampaikan langsung melalui email ke sejumlah petinggi redaksi viva.co.id.
Munculnya surat elektronik itu diunggah melalui website kompasiana oleh kompasianer dengan nama Susi Avivah pada Senin (7/4).
Putra capres Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengakui e-mail tersebut adalah miliknya, namun bukan dirinya yang membuat isi e-mail.
"E-mail itu punya saya. Kalau misalnya benar ada e-mail itu, saya rasa yang nulis e-mail itu pintar," kata Ardi, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/4)
Selain itu, Ardi menganggap bahwa isi surat elektronik itu bagus dan isinya tepat. Bahkan, secara pribadi, dia pasrah bila adanya email itu dianggap intervensi.
"Nggak apa-apa dianggap intervensi kan orang saja yang menilai. Kalau anda semua para wartawan mau nggak gitu," ujarnya.
Meski demikian, Ardi mengaku marah soal tampilan iklan Jokowi yang ditayangkan viva.co.id sebagai salah satu media keluarga Bakrie, selain TVOne dan antv. Namun, kemarahannya bukan karena substansi iklan tentang Jokowi, melainkan posisi iklan tersebut telah melanggar independensi media.
"Iklan di depan itu tentu marah dong, itu telah melanggar independensi media, tempat independensi itu janganlah diisi iklan. Tempat yang pertama kali dilihat di situ ada iklan, kalau di kanan kiri boleh," tegas Ardi.
Topik pilihan: Kampanye Pemilu 2014 | Prabowo vs PDIP
Berikut isi surat elektronik yang diduga dibuat oleh Ardi Bakrie dalam kompasiana:
Para Direksi, khususnya Pemred,
Saya yakin banget di tmpat kita telah disusupi orang yang hatinya tidak satu arah dengan perusahaan yang pernah saya sampaikan.
Kalau keyakinan saya salah mengenai penyusupan, tandanya pada bodoh saja semua yang kerja disitu kalau tidak melihat kesalahan ini.
Baru saja saya lihat, mungkin selama satu jam, di tempat paling sakral kita, yaitu di bagian foto yang selalu berganti-ganti, ada gambar Jokowi coblos no. 4.
Persis sekali seperti iklannya yang ditaruh di sebelah kanan yang memang bagian advertising. Ide siapa sih ?? Bodoh sekali!!! Pura-pura ngga ngerti, sengaja, apa emang dibayar sm partai lain untuk melakukan itu di tempat yang paling sakral itu??
Kalau mengenai iklan PDIP yang ada di sebelah kanan itu, saya bisa sedikit mengerti karena maksudnya berjualan di tmpat jualan, bukan di bagian redaksional. Walaupun saya juga tidak suka dan tolong utk diganti sekarang. Materi akan saya attachkan pada email ini dan berikutnya untuk dipasangkan berganti gantian disitu. Thx.
Apabila ada yang tidak suka akan kebijakan saya ini, silahkan ajukan surat resignation sebelum ayam berkokok besok pagi. Lebih cepat lebih bagus. Saya benci orang2 munafik atau pun orang bodoh yang tidak loyal.
PS:
Saya emailkan dgn gmail krna bisa di attach file lebih besar, bukan karena saya takut.
Kalau hubungannya mengenai orang tua yang di dzolimi, ngga ada takutnya saya. semua halal!!!
Rgds,
AAB
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya