Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

April 2021, 4.000 Guru di Palembang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

April 2021, 4.000 Guru di Palembang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Tanaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sebanyak 4.000 guru di Palembang bakal disuntik vaksin Covid-19 mulai April 2021. Jika vaksinasi rampung, pembelajaran tatap muka akan dibuka kembali.

Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Ahmad Zulinto mengungkapkan, guru yang menerima vaksin berasal dari sekolah negeri, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SD). Sedangkan guru di sekolah swasta dan tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilakukan pada tahap berikutnya.

"Kami rencanakan mulai April 2021, 4 ribu guru di sekolah negeri bakal divaksin, selanjutnya guru swasta dan PAUD," katanya di Palembang, Selasa (2/2).

Dia mengungkapkan, data guru yang mendapat giliran divaksin sudah diserahkan ke Dinas Kesehatan Palembang. Nantinya mereka akan dilakukan skrining terlebih dahulu untuk memastikan tidak mengidap penyakit yang dapat menyebabkan vaksinasi ditunda atau bahkan tidak dilakukan.

"Mudah-mudahan semua guru masuk dalam kategori penerima vaksin agar berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Jika vaksinasi sudah dilakukan semua guru, tidak menutup kemungkinan sekolah bakal dibuka seperti biasa. Dengan demikian, anak-anak dapat belajar secara normal meski tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Target kami belajar tatap muka atau sekolah seperti biasa dibuka jika semua guru sudah divaksin," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta pemerintah pusat untuk memasok vaksin sesuai kebutuhan dan jadwal. Menurutnya, vaksinasi terhadap pendidik sangat diperlukan untuk menunjang proses pendidikan secara normal.

"Apalagi guru biasa berkomunikasi dengan orang banyak. Mereka rentan tertular dan membahayakan anak didik," ujarnya.

Dia mengimbau guru yang mendapat giliran tidak menolak divaksin. Fitrianti mengakui saat ini pihaknya belum membahas sanksi bagi guru yang enggan divaksin tanpa alasan yang kuat.

"Jangan ragu apalagi takut divaksin, vaksin itu aman digunakan, pak wali kota saja sudah divaksin dan beliau sehat-sehat saja," pungkasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP