Apa penyebab mafia ingusan gampang membunuh?
Merdeka.com - Dua peristiwa pembunuhan dilakukan remaja belasan tahun. Evan Mulyadi (16), remaja Jalan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, tewas dikeroyok sekelompok pemuda usia belasan tahun di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. Para mafia ingusan itu melakukan tindakan keji, melempar Evan dari lantai dua Pasar Pramuka.
Sementara di Tangerang, hanya gara-gara menumpahkan segelas kopi, Krisna Komara alias Ocol, 17, remaja Kampung Pasar Lama, RT 02/01, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dibunuh remaja belasan tahun. Jazad Krisna kemudian dibuang di Tol Balaraja-Serang Km 38, Kabupaten Tangerang. Pelakunya adalah Ajat Sudrajat alias Copet, 17, warga Kampung Cangkudu, RT 01/02, Desa Cangkudu Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Ajat dibantu rekannya berinisial PT, alias Apeng, 21.
Kriminolog dari Universitas Indonesia Adrianus Meliala menilai, kasus penganiayaan disertai pembunuhan pada usia remaja, menunjukkan minimnya kontrol orang tua kepada anaknya. Tindakan ini tega dilakukan remaja, bukan karena pengaruh kemudahan informasi yang didapat.
Kontrol orangtua penting, mengingat setiap manusia memiliki sifat jahat. Sedangkan yang mampu meminimalisir sifat jahat itu, adalah orangtua serta keluarga terdekat.
"Teorinya kalau berita atau film kekerasan, itu susah ditiru, ada jarak yang panjang sekali. Kurangnya kontrol orangtua atau paman yang membuat mereka tega melakukan pembunuhan," kata guru besar kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala kepada merdeka.com, Kamis (14/6).
"Karena ketika mereka melakukan tindakan menyimpang, tidak ada yang mengingatkan. Sehingga hal itu menjadi acuan bahwa tidak ada yang salah dengan perbuatannya, termasuk membunuh," lanjutnya.
Untuk itu, sudah seharusnya orang tua menjaga buah hatinya dengan baik. Tidak membiarkan anaknya bebas bergaul atau hidup di jalanan, adalah solusi terbaik mencegah perilaku menyimpang anak kecil.
"Yang bisa dilakukan adalah membentuk lingkungan yang baik bagi masyarakat, tidak boleh anak diterjunkan bebas di dunia luas. Perlu peran semua pihak," lanjutnya. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya