Apa jadinya jika pasangan harus batal menikah?
Merdeka.com - Tak terhitung air mata yang jatuh atau sakit yang menghujam ke jantung, saat tahu kita akhirnya tidak dapat menikah dengan pujaan hati. Apalagi undangan sudah disebar, gedung sudah dipesan, dan akad hanya tinggal menghitung hari.
Mungkin takdir Tuhan bicara lain atau ada dosa dari pasangan yang tak termaafkan, membuat kita meragu hingga timbul pertanyaan 'Apa benar orang seperti ini bisa hidup bersama diriku?
Akhirnya keputusan menjadi calon pengantin berpredikat 'batal nikah' pun disandang seraya percaya itu adalah keputusan terbaik yang diambil. Luka yang menganga pasti lama dan sulit disembuhkan. Galau pun merajalela.
Mau zaman semodern apapun, fenomena sosial dan psikologis seperti ini masih sering dijumpai di masyarakat. Batal atau gagal nikah bagai gelar yang mengerikan bagi pasangan kekasih manapun karena semua mengharapkan cerita cinta bahagia sampai akhir dalam mahligai pernikahan.
Merdeka.com mencoba mengulas tentang batal nikah yang kerap kali menghantui calon pengantin sebelum ke pelaminan. Hari ini, merdeka.com akan menyajikan cerita gagal nikah yang mengharu biru hingga beragam tips cara menghindari batal nikah.
Tips yang disajikan pun datang dari pakar yang dilihat secara menyeluruh dari berbagai sudut pandang baik secara agama maupun secara psikologi.
Tak ketinggalan cerita selebritis dan inspirasi yang pastinya menambah kewaspadaan Anda supaya tidak terhenti di status batal nikah. Mau tahu ulasannya? simak terus ulasan berita tematik batal nikah hari ini. Selamat Membaca.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya