Antisipasi bencana, polisi jaga aliran Sungai Bengawan Solo
Merdeka.com - Mengantisipasi bencana alam yang sering terjadi saat musim penghujan, Polres Sukoharjo Jawa Tengah menyiapkan dua per tiga kekuatan personel masing-masing di masing polsek. Ratusan anggota tersebut akan difokuskan di wilayah aliran Sungai Bengawan Solo dan pegunungan.
"Kami akan mengerahkan dua per tiga anggota Polsek untuk stand-by pada musim penghujan ini," ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai kepada wartawan, Senin (17/11).
Andy mengaku sudah memerintahkan kepada para Kapolsek di Sukoharjo untuk mengecek kondisi wilayahnya masing-masing yang rawan terjadi bencana.
"Kita fokuskan anggota stand-by di wilayah aliran Sungai Bengawan Solo dan wilayah pegunungan," ujarnya.
Andy mengatakan, setiap Polsek akan dibekali dengan perlengkapan untuk evakuasi seperti cangkul, skop, tali tambang, gergaji mesin dan perlengkapan obat-obatan. Pihaknya juga akan menambah jumlah peralatan dan personel tersebut jika dirasa kurang.
"Kalau kurang akan kita tambah. Anggota yang bertugas menghadapi bencana akan kita berikan pelatihan tentang tanggap darurat bencana," terangnya.
Mereka juga akan dibekali keterampilan untuk melakukan evakuasi korban dan penanganan korban. Dalam penanganan bencana pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan BPBD, SAR, PMI dan semua unsur terkait.
"Kami berharap dengan keterlibatan anggota Polri, penanganan bencana alam bisa dilakukan lebih maksimal," pungkasnya.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya