Anies sindir Ahok-Djarot mau integrasikan angkutan tapi tak maksimal
Merdeka.com - Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan sesumbar ingin atasi masalah transportasi di Jakarta dengan program OK-Otrip. Hanya dengan membayar Rp 5.000 sekali perjalanan untuk menumpang berbagai moda transportasi umum massal.
"Lima ribu kan semua ya jadi BRT, bus, mini bus medium itu semuanya akan satu harga. Bahkan kalau kami enggak cuma KWK (Koperasi Wahana Kalpika) semuanya," kata Anies di Jakarta, Kamis (6/4).
Kebijakan satu tarif untuk semua perjalanan yang terintegrasi, Anies yakin warga akan beralih ke angkutan umum dan meninggalkan kendaraan pribadi.
"Kalau sekarang hanya Rp 3.500. Tetapi untuk sampai ke halte warga harus naik kendaraan lain dan mengeluarkan uang lagi. Tapi besok naik dari mana saja ke mana saja pindah berkali-kali dalam satu perjalanan itu bayarnya Rp 5.000," terang Anies.
Namun hal tersebut tak berlaku untuk beberapa moda transportasi massa lain. Semisal MRT, LRT dan perjalanan menuju Kepulauan Seribu. Khusus untuk MRT dan LRT memiliki skema biaya tersendiri.
Sementara itu, untuk penumpang perahu dari Kepulauan Seribu, kata Anies, bisa langsung menumpang bus TransJakarta tanpa perlu membayar tiket perjalanan.
"Jadi meskipun dia gunakan perahu, tapi begitu dia sampai di Jakarta dia langsung tersambungkan," ungkap Anies.
Dia menyindir Ahok dan Djarot sebagai petahana yang selalu bicara integrasi transportasi tapi pelaksanaannya jauh dari harapan.
"Lima tahun bekerja harusnya udah dilaksanakan dong kalau itu udah lama. Ini yang saya sampaikan kepada warga Jakarta, kami Insya Allah kalau beri solusi Insya Allah komprehensif sehingga tidak perlu menunggu saat kampanye," sambung Anies.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya