Anies janji tak potong gaji guru yang sekolahnya libur karena asap
Merdeka.com - Tebalnya kabut asap akibat hutan dan lahan yang terbakar di sejumlah daerah di Pulau Sumatera dan Kalimantan, telah mengganggu aktivitas warga. Termasuk kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah.
Menanggapi kondisi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, mengaku sudah menyiapkan langkah-langkah agar para pelajar tak terhambat mengikuti pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku.
"Pertama, ketika asap sudah di atas ambang batas toleransi, kegiatan belajar mengajar dihentikan. Jangan khawatir karena nanti kita akan mengadakan penyesuaian dan tidak akan dihitung sama dengan daerah-daerah yang tidak kena bencana," ujar Anies usai mengikuti rapat bersama Menko Polhukam, Luhut Panjaitan, di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (20/10).
Kedua, lanjut Anies, para guru khususnya yang honorer tak perlu takut liburnya sekolah akan berdampak pada tunjungan atau gaji yang diterima.
"Kegiatan belajar mengajar yang ditiadakan, penghitungan jam belajar guru adalah penghitungan darurat. Jangan khawatir tidak akan ada pengurangan maupun pemotongan perihal gaji," paparnya.
"Ketiga, belajar di rumah dibekali oleh bahan-bahan ajar yang disiapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Sehingga kegiatan belajar di rumah tetap berjalan dengan baik," sambungnya.
Dia meminta dalam kondisi ini siswa agar tak main di luar rumah karena beresiko. Sambil menunggu kondisi ini mereda, dirinya bersama Menristek akan menyusun langkah-langkah recovery terkait materi pendidikan.
"Kita akan menyusun langkah-langkah recovery dalam materi pendidikan. Bahan-bahan akan disesuaikan bagi yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, tidak akan dihitung sama dengan daerah lain," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya