Angkot Korsleting Sebabkan SPBU di Malang Terbakar
Merdeka.com - SPBU di Kota Malang terbakar hebat setelah sebuah angkutan kota (angkot) yang dalam kondisi terbakar bergerak menabrak pompa pengisian. Angkot diduga mengalami korsleting sebelum menyambar kendaraan jenis Suzuki Carry tersebut.
Angkot terbakar sebelum kemudian bergerak dan menyambar dispenser atau pompa baris kedua di SPBU. Api berkobar cepat sebelum kemudian 6 mobil pemadam kebakaran (PMK) Kota Malang diterjunkan ke lokasi.
Kapolsek Kedung Kandang Polresta Malang Kota, Kompol Yusuf Suryadi menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sopir angkot pun berhasil menyelamatkan diri sebelum kendaraannya terbakar hebat.
"Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material masih pendataan," kata Kompol Yusuf Suryadi, Kamis (18/3) malam.
Polisi sedang memeriksa pemilik angkot yang diduga menjadi menyebabkan kebakaran SPBU di Jalan Mayjen Sungkono tersebut. Pengemudi angkot membeli bahan bakar dengan ditemukan drum atau kaleng kosong dalam kendaraan.
Pemilik angkot diduga menimbun bahan bakar dengan membeli BBM menggunakan drum beberapa kali dalam waktu tidak lama. Petugas SPBU mendeteksi setidaknya dua kali angkot tersebut sudah mengisi bahan bakar pertalite.
"Pertama mengisi sekitar pukul 17.00 sore, kedua pukul 18.00 dan ketiga kali yang kejadian terbakar itu," tegasnya.
Mobil angkutan belakangan diketahui milik warga Bumiayu Kota Malang berinisial HS. Polisi masih memastikan motif pengisian bahan bakar hingga tiga kali tersebut.
Akibat kebakaran tersebut menghanguskan mobil angkot, serta mobil pick up lain yang hendak ke pasar. Keseluruhan body angkot hangus, sementara mobil pickup masih terlihat sebagian bodynya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya