Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Angkasa Pura klaim aktivitas tak terhambat gangguan listrik

Angkasa Pura klaim aktivitas tak terhambat gangguan listrik Penumpang di Bandara. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Meski pasokan arus listrik di Bandara Soekarno-Hatta sempat terhenti lebih dari 1 jam, pelayanan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang di bandara tersebut diklaim tetap beroperasi dengan normal. 

Pihak Angkasa Pura mengatakan bahwa, genset yang dimiliki pihak bandara berfungsi dengan baik. ”Di Soekarno-Hatta kita punya delapan genset yang memback-up jalur-jalur prioritas. Alhamdulillah, saat pasokan listrik PLN terkendala hari ini, semuanya dapat bekerja dengan baik sehingga aktivitas pelayanan, khususnya yang terkait dengan keselamatan penerbangan maupun pelayanan terhadap penumpang tidak terganggu sama sekali,” jelas Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) RP Hari Cahyono, Rabu (25/4)

Delapan genset disiapkan untuk jaringan teknik keselamatan penerbangan (radar, tower, transmiter) sebesar 3x850 Kilo Volt Ampere (KVA), jaringan prioritas operasional pelayanan di terminal penumpang (check-in, x-ray, bagasi, garbarata, Flight Information Diplay System) sebesar 3x1600 KVA, serta Terminal 3 sebesar 2x2000 KVA.

Menurut Hari, saat listrik di Bandara Soekarno Hatta, seluruh genset langsung bekerja secara otomatis untuk menyalurkan arus ke titik-titik prioritas. Sementara untuk jalur non prioritas, diakui tidak mendapat pasokan arus listrik cadangan. Dia menyebutkan, jalur non prioritas tersebut adalah kawasan Terminal Kargo serta kios-kios tenant, sejumlah lampu dan pendingin ruangan (AC) di terminal. "Jika ada penumpang yang kurang nyaman akibat kondisi ini, kami mohon maaf,” imbuhnya.

Pasokan listrik PLN mulai mengalir ke Main Power Station (MPS) Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.00 WIB dengan tegangan sebesar 17 Kilo Volt (KV). Namun, suplai listrik tersebut belum bisa digunakan lantaran kebutuhan tegangan listrik di bandara mencapai 20 KV. Setelah pasokan listrik sesuai kebutuhan, aliran listrik langsung diarahkan ke seluruh fasilitas secara merata. 

Hari menambahkan, kebutuhan pasokan listrik Bandara Soekarno-Hatta dari PLN setiap hari bisa sebesar 35 Mega Volt Ampere (MVA) dengan besar tegangan sebesar 20 KV melalui Gardu Induk Batujaya Tangerang.  (mdk/oer)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP