Angin kencang hambat tim SAR evakuasi korban Sukhoi
Merdeka.com - Hari ini proses pencarian korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat memasuki hari ketiga. Meski cuaca cerah, angin kencang melanda lokasi jatuhnya pesawat sehingga mengganggu proses evakuasi jenazah.
"Cuaca hari ini cerah tetapi angin sangat kencang, jadi heli tidak bisa mendekat karena faktor keamanan," kata Danrem 0621 Bogor, Kolonel AM Putranto di posko Tim SAR Cijeruk, Bogor, Minggu (13/5).
Putranto menyebutkanm pagi ini dua kantong jenazah telah diterbangkan ke Jakarta, sehingga total 20 kantong jenazah telah diterbangkan.
"Evakuasi beberapa menit yang lalu dua kantong jenazah sudah dikirim ke Halim," paparnya.
Saat ini, imbuhnya, lebih dari 500 Tim SAR masih berada di sekitar lokasi jatuhnya Sukhoi untuk terus melakukan proses evakuasi.
"Sekarang personel yang di atas ada 560 personel, gabungan dari TNI, Paskhas, relawan dan sebagainya," tuturnya. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya