Anggota TNI di Palembang tewas ditembak polisi

Reporter : Hery H Winarno | Senin, 28 Januari 2013 20:09




Anggota TNI di Palembang tewas ditembak polisi
TNI. merdeka.com

Merdeka.com - Korban Pratu Her (23), anggota TNI AD Armed 76/15 Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tewas tertembus peluru. Pelaku penembakan diduga dilakukan Brigadir WJ anggota Polres Ogan Komering Ulu.

Informasi dari pihak kepolisian setempat menyebutkan kejadian tersebut berawal saat Brigadir WJ (29) dari Satuan Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) sedang berjaga di Pos Polantas Simpang Empat Sukajadi, kebetulan korban Her dengan mengendarai sepeda motor melintas diduga meneriaki dengan kalimat ejekan kepada WJ.

Karena tersinggung, WJ bersama temannya sesama anggota mengejar korban dan sampai di tempat kejadian perkara jembatan layang Simpang Empat Sukajadi korban dapat dikejar dan terjadi perang mulut. Pada saat itulah terdengar suara letusan sehingga korban Her mengalami luka tembak.

Korban langsung dilarikan ke RS Antonio Baturaja pukul 01.00 WIB. Akan tetapi, karena luka yang dideritanya parah, nyawa korban tidak bisa ditolong, selanjutnya jenazah Pratu Her langsung dibawa ke RSMH Palembang pada pukul 03.00 WIB untuk diautopsi.

Kapolres OKU, AKBP Azis Saputra, sampai berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai keterangan seputar peristiwa itu, karena yang bersangkutan sedang menemani Dandim OKU ke Markas Yon Armed 76/15 Tarik Martapura, untuk menenangkan teman korban yang kabarnya akan melakukan pembalasan.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Arm H Jauhari Agus Siraji menyatakan pihaknya sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kronologis tersebut bermula saat anggota usai menghadiri pesta perkawinan rekannya Pratu Joko di Baturaja, OKU.

Usai pesta pernikahan rekannya, Pratu Her hendak pulang menuju Martapura. Di perjalanan, anggota tersebut dihadang empat anggota polisi, dan terjadi kesalahpahaman.

Entah apa yang terjadi, oknum polisi melakukan penembakan di punggung dan penusukan di leher korban.

"Yang kita sayangkan, kenapa oknum polisi cepat mengambil tindakan dengan melakukan penembakan," ucap Jauhari seperti dikutip dari Antara, Senin (28/1).

Meski demikian, menurut Jauhari, Kodam II/Sriwijaya bersama pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. "Saat ini, jenazah korban sendiri sudah diberangkatkan ke tanah kelahirannya Padang, Sumatera Barat, dengan menggunakan pesawat terbang," katanya.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau satuan Armed dan Kodim agar tetap menjaga suasana kondusif. "Jangan ada tindakan di luar aturan, biarkan proses ini berjalan secara hukum," katanya.

Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) Chairul Cahyadi menyampaikan bahwa korban bertugas sebagai Mudi Palma di Armed 76/15 Martapura, sudah tiga tahun.

[hhw]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Bentrok TNI Polri

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 8 Karyawan Lion Air curi barang milik penumpang
  • Sebelum lompat dari Jembatan Ampera, Novella titip tas ke polisi
  • Tergiur kalung emas penjaga toko sembako, Eman nekat merampok
  • Rupiah lemah,Demokrat minta pemerintahan Jokowi tak salahkan SBY
  • JK khawatir KPK di daerah malah lahirkan mafia hukum
  • Wih, Kim Kardashian Kini Jadi Pemilik Followers Terbanyak di IG!
  • Ahok: Pokoknya saya potong saja anggaran Dinas Pariwisata!
  • JK: pemerintah beli aset Lapindo, semua diuntungkan
  • Aniaya 3 pembantu, pelaku ngaku hanya kasih pelajaran
  • Biar imbang, Agung harap Ical siapkan lima juru runding
  • SHOW MORE