Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota TNI di Banjarmasin todong satpam dengan senjata api

Anggota TNI di Banjarmasin todong satpam dengan senjata api Senjata Api. shutterstock

Merdeka.com - Anggota TNI-AD berinisial SS dari kesatuan Korem 101/ANT diduga mengancam Satuan Pengamanan (Satpam) dengan senjata api miliknya. Belum diketahui alasan pelaku menodongkan senjata ke arah Satpam di sebuah tempat hiburan malam, Hotel Arya Barito, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dilansir dari Antara, Minggu (17/3), kejadian berawal dari adu mulut antara anggota TNI dengan seorang satpam lokasi kejadian. Tanpa diketahui penyebabnya, sekitar pukul 03.00 WITA, pelaku lantas menodongkan senjata api yang dibawa dari balik bajunya.

Meski demikian, aksi tersebut tidak berlangsung lama, sejumlah rekan pelaku dan korban berusaha melerai keduanya. Ketegangan pun kembali mereda.

Saat dikonfirmasi, Kepala Penerangan Korem 101/ANT, Mayor Iskandar membenarkan salah satu anak buahnya melakukan penodongan terhadap satpam tempat hiburan. Pelaku merupakan anggota Tim Intel Korem 101/ANT dan sudah diserahkan kepada Detasemen Polisi Militer VI/2 Banjarmasin.

"Kasusnya sudah kita serahkan ke Denpom VI/2 Banjarmasin untuk proses hukum lebih lanjut, terkait adanya pengancam menggunakan Senpi terhadap salah satu Satpam di THM," terang Mayor Iskandar.

Terpisah, Komandan Polisi Militer VI/2 Banjarmasin, Letkol CPM Gatot Firmanulloh mengatakan, tindakan yang dilakukan SS dilakukan saat terjadi bersitegang dengan satpam setempat. Pihaknya juga sudah memeriksa seorang saksi dari Satpam Arya Barito.

"Kita sedang mendalami kasus tersebut untuk mencari kebenaran apakah ada pengancaman menggunakan senpi atau tidak, apabila terbukti maka oknum tersebut akan kita tindak tegas sesuai aturan TNI yang berlaku," ucapnya saat di ruang kerja.

Saat ditanya apakah korban melaporkan kejadian itu, Gatot tidak memberikan jawaban. Namun, tanpa ada laporan, informasi atas tindakan yang dilakukan anggota TNI segera ditindak lanjuti.

"Apabila didapat informasi terkait oknum TNI khususnya dari Angkatan Darat maka langsung ditindak lanjuti dengan sebuah penyelidikan," pungkasnya. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP