Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota preman China mutilasi WNI di Ancol

Anggota preman China mutilasi WNI di Ancol pelaku mutilasi ancol. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Premanisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Hampir setiap negara juga punya masalah dengan premanisme. Preman yang lebih teroganisir biasa disebut sebagai gengster, mafia, triad dan sebagainya.

Bahkan preman luar negeri pun sudah masuk ke Indonesia. Alanshia alias A Liong, pelaku mutilasi terhadap Tony Arifin Djoomin di Ancol diduga salah satu anggota gengster di China. Dugaan itu diperkuat dengan adanya surat catatan merah atau red notice yang diterima Kepolisian Jakarta Utara dari pemerintah negara tirai bambu itu.

"Soal red notice. Sudah kita kirimkan, foto dengan sidik jari tersangka ke pemerintah China. Kebetulan foto pada red notice dari pemerintah China mirip sekali dengan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi beberapa waktu lalu.

Dari lembar red notice yang diterima merdeka.com, foto pelaku mutilasi Ancol ukuran 2x3 itu mengenakan baju merah. Namun, nama Alanshia ataupun julukannya A Liong tak tertulis di red notice tersebut. Nama yang tertulis justru Ji Zhao. Ji Zhao tercatat lahir di Xinmin, China, 22 Juni 1981. Nama kedua orang tuanya adalah Zhao Jinsheng dan Fang Liyuan.

Alanshia sendiri sudah mengakui foto yang terpampang di red notice tersebut merupakan fotonya yang diambil pada tahun 2009. Polres Jakarta Utara sendiri belum menyebutkan pelaku mempunyai catatan kriminal seperti apa dalam red notice tersebut.

"Yang bersangkutan mengakui foto itu foto dia tahun 2009," terangnya.

Selain itu, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan negara China perihal perjanjian ekstradisi bagi pelaku mutilasi Alanshia. Dan pemeriksaan terkait kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu yang dimiliki pelaku masih terus dilakukan.

"Soal ekstradisi, masih koordinasi dengan pemerintah china. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Interpol. Dan soal KTP masih kita dalami dari mana tersangka memilikinya," ujar Daddy. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP