Anggota polisi di Cirebon dikeroyok karena lerai perkelahian
Merdeka.com - Anggota Dalmas Polres Cirebon Brigadir Muh Andi Al Mujid (22) dikeroyok beberapa pemuda. Korban dihajar hingga babak belur, lalu diarak dengan motor sebelum akhirnya dibiarkan tergolek di wilayah Cangkol, Kota Cirebon, Minggu (15/3) dini hari lalu. Lalu mengapa bisa seorang anggota polisi dikeroyok sekelompok warga?
Menurut Kapolres Cirebon Kota, AKBP H Dani Kustoni, awalnya ada dua kelompok warga yang terlibat kericuhan di halaman parkir sebuah tempat hiburan yang ada di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Cirebon di Jalan Cipto MK, Minggu dini hari (15/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban berusaha melerai keributan itu.
"Tapi malah dipukuli oleh kelompok tadi. Saat itu korban tidak sedang bertugas jadi tidak pakai seragam," ujar Dani Kustoni kepada merdeka.com, Selasa (17/3).
Korban dipukuli dengan tangan kosong dan juga dengan botol minuman. Korban yang sudah tak berdaya itu dilucuti pakaiannya dan dinaikkan ke atas sepeda motor milik salah satu pelaku. Korban kemudian diarak di Kota Cirebon dengan hanya memakai celana dalam. Beruntung saat sampai di Cangkol, konvoi para pelaku dipergoki anggota polisi.
Para pelaku langsung kabur dan membiarkan korban tergeletak di tengah jalan. selanjutnya korban langsung dilarikan ke RS Pelabuhan untuk mendapatkan perawatan medis. Malam itu juga polisi melakukan pengejaran.
"Delapan orang sudah diamankan dan masih kita proses," tambah Kapolres.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya