Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota Komisi IX Usul Rumah Ibadah Jadi Sentra Pengendalian Covid-19

Anggota Komisi IX Usul Rumah Ibadah Jadi Sentra Pengendalian Covid-19 Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengusulkan rumah ibadah menjadi sentra pengendalian Covid-19. Ia menilai, keberhasilan program vaksinasi bisa diperkuat dengan kolaborasi pemuka agama dan pengurus rumah ibadah.

"Pemuka agama dan pengurus rumah ibadah adalah pribadi-pribadi yang terhormat dan dipercaya umat. Karena itu, sudah semestinya mereka (pemuka agama) diajak dan digandeng dalam perang melawan Covid-19," ujar Rahmad kepada wartawan, Senin (9/8).

Fakta di lapangan, kata Rahmad, masih banyak masyarakat enggan mengikuti program vaksinasi karena berbagai alasan kurang masuk akal. Misal, karena menganggap vaksin berbahaya, ada yang mempermasalahkan kandungan, juga karena vaksin didatangkan dari negara tertentu. Untuk itu, pemuka agama bisa membantu sosialisasi.

"Banyak sekali isu-isu menyesatkan seputar vaksin sehingga membuat sebagian masyarakat tidak mau divaksin. Nah, saya percaya, jika para pemuka-pemuka agama yang mengatakan bahwa vaksin sangat bermanfaat serta membantu umat terhindar dari sakit parah akibat Covid19, maka masyarakat yang sebelumnya tidak bersedia divaksin akhirnya akan datang dengan sukarela," ujarnya.

Menurut politikus PDIP ini, para pemuka agama juga merasa prihatin terhadap bencana pandemi yang telah menelan banyak korban jiwa. Para pemuka agama, lanjutnya, pastinya terketuk hatinya untuk ikut berpartisipasi memerangi Covid-19.

"Hati mereka pasti terketuk. Mereka pasti merasa terpanggil untuk ikut memerangi Covid-19. Mereka pasti bersedia jika rumah ibadah mereka dijadikan sebagai tempat vaksinasi. Saya melihat, sudah cukup banyak rumah ibadah yang menggelar vaksinasi. Tapi agar target vaksinasi tercapai, hendaknya lebih banyak lagi rumah ibadah dijadikan sentra pengendalian Covid-19," katanya.

Rahmad mengatakan, agar usulannya ini berjalan, pemerintah perlu menyalurkan sebagian anggara penanggulangan Covid-19 melalui rumah ibadah seperti masjid dan gereja.

"Sejauh ini, kita hanya memiliki dua senjata dalam perang melawan Covid-19, yakni prokes ketat dan vaksinasi. Karena itu pemuka agama dan pengurus rumah ibadah harus digandeng untuk keberhasilan program vaksinasi secara nasional," katanya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP