Anggota Komisi IX Minta Mafia Karantina Diberantas Habis
Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap petugas bandara Soekarno-Hatta terkait adanya mafia karantina. Dia menduga banyak kasus mafia karantina yang belum terungkap.
"Kasus ini hanya yang kebetulan terungkap, yang tidak terungkap bisa jadi lebih banyak. Pastikan seluruh petugas di bandara yang memiliki wewenang terkait diperiksa. Saya menduga ada mafia karantina kesehatan yang melibatkan orang dalam," ungkap Netty, Kamis (29/4).
Dia menyebut, pada kasus ini polisi sudah menetapkan beberapa tersangka yang salah satunya adalah pensiunan Disparekraf DKI Jakarta. Namun, Netty meminta mafia karantina di ungkap sampai akarnya.
"Kasus ini harus dibongkar dan diberantas sampai ke akar-akarnya. Kita tidak ingin kasus ini berhenti hanya di tersangka saja, tapi harus sampai mengungkap seluruh jaringan mafia karantina kesehatan. Jangan sampai terulang lagi," tambahnya.
Dia menegaskan, keselamatan dalam negeri harus diutamakan. Sebab di beberapa negara termasuk India sedang terjadi lonjakan kasus corona yang mengerikan.
"Bagaimana mungkin mereka bisa bebas masuk begitu saja ke Indonesia, sementara kita sedang berjuang melawan pandemi Covid-19 dengan keterbatasan jumlah vaksin, ruang isolasi, faskes, nakes dan lain-lainnya," ucapnya.
"Pemerintah harus waspada memperketat akses masuk dan skrining ketat dengan alat yang lebih canggih agar hasilnya akurat. Jangan sampai kita kecolongan lagi dan menimbulkan masalah kedepannya," ungkap politisi PKS ini.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya