Anggota Komisi III Puji KPK Pamerkan Tersangka Korupsi Saat Jumpa Pers
Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menanggapi cara baru KPK menghadirkan tersangka dalam konferensi pers penetapan status. Arteria mendukung langkah KPK. Menurutnya jika ada yang mengkritik terkesan sinis dan tidak substantif.
"Saya berpendapat, kok penilaiannya sinis dan tidak substantif," kata dia dalam keterangannya, Rabu (29/4).
Arteria mengatakan, dalam konteks penegakan hukum hal tersebut wajar di belahan dunia manapun. Dia justru mempermasalahkan cara KPK yang lama karena terkesan mendramatisasi tersangka korupsi.
"Kalau mau dipermasalahkan itu yang kemarin, memfestifalisasi arogansi penegakan hukum dengan mendramatisasi keluar masuk para tersangka dengan borgol, petugas pengamanan dengan senjata laras panjang, doorstop media, nah itu yang sejatinya tidak lazim," kata Arteria.
"Jadi jangan pola pikirnya paradoks dan dibalik-balik, sehingga kewarasan berpikirnya hilang dan merasa benar sendiri," imbuhnya.
Tak Ada yang Dilanggar
Politikus PDIP itu juga mengomentari penangkapan tanpa mengumumkan tersangka oleh KPK baru. Arteria melihat tidak ada asas keterbukaan dilanggar pimpinan KPK.
"KPK masih on the track dan masih berpegang pada asas keterbukaan, akuntabilitas, dan kepentingan umum. Tidak ada informasi yang disembunyikan dan masyarakat tetap dapat mengetahui apa yang sedang dikerjakan oleh KPK," ujarnya.
Arteria menyebut, pimpinan KPK tak ada lagi gaya membocorkan informasi ke pihak tertentu sebelum dikonsumsi publik.
"Saya pastikan pada kepemimpinan ini sudah tidak ada, dan ini perubahan mendasar, enggak bisa lagi jual beli informasi di KPK dan kalau itu yang dipermasalahkan ya lain soal," ucapnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya