Anggota Gafatar di Purwakarta tertutup dengan warga
Merdeka.com - Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) memiliki banyak anggota di pelbagai daerah. Tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Kapolres Purwakarta, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dari hasil penelusuran intelijen kepolisian, ada pasangan suami istri asal Lampung yang mengontrak rumah di Kecamatan Cibatu dan diduga sebagai anggota Gafatar.
"Mereka itu menyatakan diri sebagai Gafatar terhadap masyarakat sekitar," kata Trunoyudo. di Purwakarta, Rabu (13/1).
Trunoyudho menuturkan, sehari-hari pasutri ini bekerja sebagai petani yang mendapat upah dari bagi hasil. Namun selama mengontrak di sana, mereka tidak pernah menyebarkan ajaran kelompoknya. Salah satunya karena mereka jarang berinteraksi dengan warga.
"Tapi tidak ada ajakan karena mereka jarang berinteraksi. Kita masih selidiki berapa lama mereka mengontrak di situ. Tapi sejak sebulan lalu mereka sudah tidak mengontrak lagi," katanya.
Kapolres Purwakarta memastikan belum ada warganya yang dirugikan secara materiil atau adanya orang hilang setelah bergabung dengan Gafatar. Meski begitu Truno mengimbau agar masyarakat bisa berkoordinasi dengan pihak berwajib jika menemukan adanya penyebaran paham Gafatar atau sejenisnya. Selain itu Truno pun mengajak agar masyarakat tidak mengambil tindakan mengarah pada kriminalitas. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya