Anggota DPRD Jateng Syamsul Bahri Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Merdeka.com - Seorang anggota DPRD Jateng Syamsul Bahri meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Moewardi Solo, Minggu (12/7) pukul 23.00 Wib. Atas kejadian tersebut, seluruh legislator dan staf kantor DPRD Jateng akan melakukan rapid tes menyusul meninggalnya anggota DPRD komisi E yang diduga covid-19.
"Seluruh anggota DPRD dan staf akan melakukan rapid dan swab hari ini. Kemungkinan di Balkes, difasilitasi Dinas Kesehatan (Dinkes)," kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto, Senin (13/7).
Dia menyebut, pihak DPRD Jateng saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinkes Jateng untuk melakukan tracing kontak Syamsul di kantor DPRD Jateng.
"Kita minta hasil tracing sampai hari ini belum dikasih tahu. Tapi, sejak semalam sudah dilakukan tracing," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto mengaku enggan menjelaskan lebih detail terkait penyebab kematian Syamsul Bahri dari partai Golkar itu. Politikus PDIP itu mengaku masih menunggu keterangan resmi dari Dinkes Jateng terkait penyebab meninggalnya Syamsul.
"Saya belum tahu pasti penyebabnya apa karena Covid-19 atau bukan. Kalau soal itu Dinkes atau pihak rumah sakit yang lebih tahu, coba tanyakan saja," ujar Bambang.
Terpisah Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil Maimoen Zubair atau Gus Kamil meninggal dunia dalam perawatan di RSUD dr R Soetrasno Rembang, Minggu (12/7) pukul 20.00 Wib. Dia meninggal terpapar covid-19.
"Hasil swab sudah keluar, positif. Sudah dimakamkan tadi malam dengan protokol kesehatan," kata Humas Gugus Tugas covid-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya, Senin (12/7).
Dia mengungkapkan, Gus Kamil dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang sejak tanggal 6 Juli lalu. "Sebelumnya Almarhum juga berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," Arief Dwi Sulistya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya