Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota DPD curiga kebakaran lahan dan hutan dijadikan proyek

Anggota DPD curiga kebakaran lahan dan hutan dijadikan proyek Ilustrasi Kebakaran Hutan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota DPD asal Riau Intsiawati Ayus melihat, besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah dalam menangani asap akibat kebakaran lahan dan hutan dijadikan proyek bagi instansi yang terkait. Kecurigaan itu lantaran kebakaran kerap terjadi saban tahun.

"Saya melihat indikasi ke sana," kata Intsiawati saat ditanya moderator talkshow Senator Kita di Dewan Pers, Jakarta, Kamis (17/9).

Intsiawati menjelaskan, Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) setiap tahun menghabiskan anggaran hingga Rp 1 triliun hanya untuk pemadaman api. Jumlah tersebut sepertiga anggaran BNPB setahun untuk penanggulangan banjir dan longsor.

"BNPB sendiri pernah merilis biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi asap, biaya pemadaman api di Riau per tahun menghabiskan sepertiga anggaran atau Rp 1 triliun," paparnya.

Di Riau sendiri, lanjut Intsiawati, kebakaran telah berlangsung sejak 17 tahun terakhir. Menurutnya, pemimpin daerah, mulai dari gubernur, bupati dan walikota tidak menganggap kebakaran ini sebagai bencana.

"Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Riau ini sudah terpelihara selama 17 tahun. Sepi penegakan hukum dan sepi penanggulangan," kata Intsiawati.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP