Anggaran Revitalisasi Pasar Klewer Membengkak Menjadi Rp60,5 M
Merdeka.com - Anggaran revitalisasi Pasar Klewer sisi timur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera) mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan hasil koordinasi Pemkot Solo dan KemenPU-Pera, diketahui bahwa kebutuhan anggaran bertambah sekitar Rp2,5 miliar.
Jika sebelumnya kebutuhan anggaran hanya berkisar Rp58 miliar, saat ini menjadi Rp60,5 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Solo, Heru Sunardi mengatakan kenaikan anggaran dikarenakan adanya konsep pasar ramah lingkungan dari kementerian. Dimana akan ada penambahan ornamen dari batu andesit dan aksesoris pelengkap ruang terbuka hijau lainnya.
"Seluruh biaya revitalisasi akan dibebankan dalam APBN 2019. Nanti ada konsep ramah lingkungan yang akan diakomodasi dalam revitalisasi Pasar Klewer. Sehingga mau tidak mau anggarannya bertambah," ujar dia, Senin (8/7).
Heru menyampaikan, pelaksanaan revitalisasi Pasar Klewer sisi timur dipastikan tidak bisa dituntaskan akhir tahun ini. Namun harus dilakukan bertahap hingga 2020, dengan periode kontrak tahun jamak atau multiyears. Menurut dia, proses telaah atas dokumen lelang revitalisasi Pasar Klewer sudah dilakukan satuan kerja KemenPU-Pera. Sehingga tinggal menunggu persetujuan kontrak dari menteri atau Ditjen Cipta Karya.
"Begitu ada persetujuan, bisa langsung ditayangkan (dilelang)," tandasnya.
Heru menambahkan, Pasar Klewer sisi timur itu akan direvitalisasi dalam dua tahap. Yakni tahap pertama berakhir 2019, sedangkan tahap kedua direalisasikan awal tahun depan.Kementerian tidak mampu merevitalisasi Pasar Klewer dalam waktu setahun, kecuali lelangnya sudah tayang Januari atau Februari lalu.
Apalagi waktu pengerjaan yang dibutuhkan berkisar delapan bulan. Jadi penghitungan kasarnya tahun ini revitalisasi berlangsung efektif selama empat atau 4,5 bulan, sedangkan sisanya baru dikerjakan 2020.
"Lelang revitalisasi itu tetap diselenggarakan pemerintah pusat satu kali. Pengerjaannya yang multiyears untuk mengefisienkan waktu. Jadi awal tahun depan tidak perlu lelang lagi dan kontraktor tinggal menyelesaikan sisa pekerjaan," katanya.
Revitalisasi Pasar Klewer sisi timur beberapa kali mengalami penundaan sejak 2017. Padahal bangunan lama pasar tersebut sudah dirobohkan sejak akhir tahun yang sama. Ratusan pedagangnya telah ditempatkan di pasar darurat Alun-alun utara Keraton Kasunanan Surakarta.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya