Anggaran dipotong, Polri disarankan serius berantas korupsi
Merdeka.com - Dalam rapat kerja antara Komisi III DPR RI dengan Polri guna membahas RAPBN-P 2016, anggota Komisi III Wenny Warou mengimbau agar Polri memprioritaskan anggaran untuk penyidikan tindak pidana korupsi.
"Kami inginkan agar anggaran penyidikan tindak pidana korupsi itu harus diprioritaskan, karena ini penting," ujar Wenny di DPR RI Senayan, Rabu (8/6).
Politikus Gerindra ini mengatakan, prihatin dengan penghematan atau pemotongan anggaran Polri sebesar Rp 1,56 triliun, karena dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kinerja pihak kepolisian tersebut secara kelembagaan.
"Saya beri contoh misalnya, apa ngejar (kelompok teroris) Santoso ini uangnya harus dipotong?" ujar Wenny.
Menurutnya, walaupun penghematan anggaran itu dilakukan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4/2016, namun baginya justru Inpres itulah yang tidak mendetail dalam melihat kebutuhan para pengguna anggaran.
"Pertanyaan yang mendasar buat kami adalah, apa latar belakang keluarnya instruksi presiden Nomor 4 tahun 2016 ini?" pungkasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya