Angeline terkadang makan makanan untuk anjing
Merdeka.com - Kebiasaan Angeline selama berada di rumah Jalan Sedap Malam nomor 26 Denpasar, sedikit dikupas oleh Francky. Selama menetap tiga bulan di rumah tersebut, Francky mengaku tahu persis sosok gadis mungil yang telah kehilangan nyawa karena kekerasan tersebut.
Menurut dia, Angeline-lah yang melakukan kerjaan rutin menyapu dan mengepel rumah, termasuk bersihkan kotoran hewan. Ironisnya, dia terkadang melihat Angeline makan dari makanan yang seharusnya diberikan anjing dan kucing.
"Menu hampir setiap hari perkedel jagung. Tante Telli (Margriet) kalau masak nasi banyak, tapi untuk hewan anjing dan kucing. Memang dipisahkan, tetapi tidak pernah mengambilkan makan untuk Angeline. Terkadang, namanya anak-anak dia tidak tahu dan asal ambil. Bahkan, maaf pernah makan-makanan yang harusnya untuk anjing dan kucing," tutur Francky di kawasan Legian, Kuta, Bali, sambil menggelengkan kepala, Rabu (17/6).
Topik pilihan: Ibu Bunuh Anak
Francky mengungkapkan, selama tinggal di rumah itu, dia tidak pernah melihat anak Margriet yang lain datang ke rumah. Di rumah, hanya ada dua orang, Margriet dan Angeline, tanpa pembantu.
"Pernah cari pembantu untuk urus ayam, tapi kabur karena tidak kuat. Hanya bekerja sehari saat itu, jadi selama itu hanya Angeline yang melakukan kasih makan dan bersihkan kotoran hewan," ucap Francky.
Bagi Francky, tiga bulan adalah waktu yang cukup untuk melihat penderitaan Angeline. Bahkan dengan nada sangat menyesal saat itu, dia tidak punya kemampuan melaporkan apa yang dilihatnya selama ini.
"Saya menyesal dan mohon ampun sama anak ini. Andai saja saat itu saya laporkan, mungkin Angeline tetap bisa ceria dan tersenyum," kata Francky sambil dielus istrinya lantaran menangis.
Menurut dia, saat inilah dia membalas kesalahan dengan mengungkap perlakuan tante Telli, sapaannya kepada Margriet, terhadap Angeline.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya