Andik, Taruna TNI AU korban penusukan dimakamkan di Kertosuro
Merdeka.com - Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI AU Yogyakarta, Andik Wahyu Hermawan (21), dimakamkan hari ini. Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar) ini meninggal dunia akibat ditusuk orang tak dikenal di Jembatan Pasupati, Bandung, saat sedang mengendarai sepeda motor bersama sang kakak.
Berdasarkan siaran pers yang diterima merdeka.com dari Dinas Penerangan TNI AU, Selasa (24/12), Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa langsung didaulat untuk memimpin upacara pelepasan jenazah Andik yang bertempat di Jl Suparmin No 33 Komplek Sukasari Lanud Husein Sastranegara sejak pukul 05.30 WIB, hari ini.
Jenazah Almarhum selanjutnya diterbangkan menuju Lanud Iswahyudi Madiun dengan menggunakan pesawat CN235 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma. Jenazah rencananya akan dimakamkan di Kertosono.
Sebelumnya, Andik meregang nyawa setelah ditusuk orang tak dikenal di Jembatan Pasupati, Senin (23/12) sekitar pukul 03.00 WIB. Taruna angkatan III ini, saat kejadian tengah menggunakan sepeda motor Honda Revo mengantarkan kakaknya Yunita Nurhayati yang hendak mencari travel ke Jakarta.
"Jadi mereka ini saat kejadian sedang mencari travel untuk kakaknya, awalnya di BTC tapi penuh, jadi mereka cari yang di Cipaganti," kata Kasgartap II Bandung, Marsma TNI AU Imron Nasution di RSHS Bandung, Senin (23/12).
Nahas, baru setengah perjalanan atau di flyover Pasupati (arah Gasibu di atas perempatan Pasteur), Andik dihadang orang tak dikenal. Dalam upaya mempertahankan barangnya, warga Jombang ini sempat melawan. Hanya karena kalah jumlah Andik pun tersungkur dengan luka tusuk.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya