Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ancaman Ombak Besar dan Gempa di Lumajang, Nelayan Diimbau Tidak Melaut

Ancaman Ombak Besar dan Gempa di Lumajang, Nelayan Diimbau Tidak Melaut Gelombang Pantai Selatan Jawa di Lumajang. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Gelombang ombak tinggi pada awal Bulan Juni di Pesisir Pantai Lumajang masih terus terjadi. Karena itu, Pemkab Lumajang terus mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan supaya tidak melaut karena ancaman bahaya tinggi.

Seperti ombak yang masuk sampai menutup jalan di Kecamatan Pasirian dan Tempursari. Ancaman ombak besar tersebut membuat warga yang ada di pesisir pantai harus meningkatkan kewaspadaan. "Ombak kadang naik ke rumah permukiman namun untuk saat ini hanya sampai di jalan-jalan," ucap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswo, Rabu (2/6).

Ombak yang masuk membawa material pasir yang membuat jalan tertutup.Namun kondisi itu, pihaknya menilai masih normal. Karena belum ada ombak yang sampai masuk ke dalam rumah dan merusak. Tetapi antisipasi terus diimbau karena potensi bahaya bisa sewaktu-waktu terjadi.

Menurutnya, kondisi bahaya mengancam di Pesisir Pantai Lumajang tidak hanya ombak besar. Namun juga ada potensi gempa bumi. Terbukti kemarin sempat terjadi gempa dengan kekuatan sedang 4,1 magnitudo. "Bulan ini masuk bulan peralihan dan ancaman gempa bumi," ucapnya.

Pihak BPBD Lumajang sejak kemarin terus meningkatkan koordinasi dengan para relawan. Para relawan tersebut sudah tersebar di sepanjang pantai. Terutama di desa tanggap bencana (destana) yang bertujuan mengabarkan kondisi dalam 24 jam.

Imbauan juga sudah diberikan kepada para nelayan sejak 3 hari yang lalu untuk tidak melaut ketika mendung. Karena ombak dan angin sulit terprediksi. Sedangkan teruntuk warga sipil diimbau tidak berkunjung.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP