Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anas: SBY antar Ibas, atau penyidik KPK periksa di Istana

Anas: SBY antar Ibas, atau penyidik KPK periksa di Istana Ibas. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Mantan Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan KPK layak memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono dalam kasus aliran dana di Kongres Partai Demokrat 2010. Meski begitu, Anas mengatakan KPK tidak harus memanggil Ibas untuk diperiksa.

Menurut dia, bisa saja KPK memeriksa Ibas di tempat lain, termasuk istana. "Sekali lagi memanggil orang menjadi saksi, itu kewenangan KPK. Tapi selalu ada alternatif. Pertama, Pak SBY (Susilo bambang Yudhoyono) mengantar anaknya ke sini untuk dimintai keterangan atau kesaksian. Kedua, bisa juga KPK periksa Ibas di istana," kata Anas usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1).

Sebelumnya Anas mengatakan jika Ibas tepat buat dimintai keterangan karena sangat tahu soal penyelenggaraan Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat.

"Kalau saya ditanya apakah Mas Ibas layak dimintai keterangan oleh KPK, menurut saya layak," kata Anas.

Menurut Anas ada dua alasan mendasar kenapa KPK bisa memeriksa Ibas. Pertama, lanjut dia, karena Ibas adalah ketua Steering Committee (komite pengarah) dalam kepanitiaan kongres itu. "Jadi kalau ingin tahu soal kongres yang lengkap tentu ketua SC kan boleh dimintai keterangan," lanjut Anas.

Selanjutnya, tambah Anas, selain menjadi SC, Ibas adalah tim sukses salah satu kandidat calon ketua umum Partai Demokrat. Menurut dia, jika diperiksa dalam kapasitas itu, kedudukan Ibas setara dengan yang lainnya. Apalagi soal dugaan penerimaan dana oleh Ibas dari Grup Permai milik Muhammad Nazaruddin sebesar USD 200 ribu.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP