Anas: Saya pernah ujian SIM, tapi enggak pakai simulator
Merdeka.com - Anas Urbaningrum hari ini memenuhi panggilan KPK buat diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri pada 2011. Sebelum memasuki gedung KPK, tersangka kasus Hambalang itu sempat berkelakar soal SIM.
"Kalau SIM saya tahu. Saya pernah ujian SIM itu. Tapi enggak pernah pakai simulator," kata Anas kepada wartawan di Gedung KPK, Jumat, (15/3).
Anas tiba pada pukul 10.38 WIB. Dia hadir ditemani pengacaranya, Firman Wijaya, dan Saan Mustopa. Anas sempat memberikan pernyataan sebelum memasuki Gedung KPK.
Anas berkilah belum tahu alasan pemanggilan dia dalam perkara itu. Dia cuma mengatakan diperiksa buat tersangka Djoko Susilo. Dalam mengusut perkara simulator, hari ini KPK pun memanggil Wakil Kepala Korlantas Polri non-aktif Brigjen Pol Didik Purnomo, dan AKBP Teddy Rusmawan, sebagai saksi buat tersangka Djoko Susilo. Keduanya sudah hadir. Sementara itu, tersangka Djoko Susilo pun diperiksa hari ini dalam perkara pencucian uang.
Sementara itu, Anas disebut-sebut terseret dalam kasus simulator SIM. Anas diduga turut hadir dalam pertemuan yang membahas biaya pengurusan anggaran kepolisian. Pertemuan itu terjadi di Restoran King Crab Jakarta yang dihadiri oleh AKBP Teddy Rusmawan, Muhammad Nazaruddin, Saan Mustopa, dan Budi Susanto. Dari pertemuan itu Anas disebut menerima fee sebesar Rp 8 miliar dari AKBP Teddy Rusmawan.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya