Anas mengaku dicecar soal peran Ibas di Kongres Demokrat 2010
Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, merampungkan pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek P3SON Hambalang dan proyek-proyek lainnya.
Kepada awak media, Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia itu mengaku dicecar penyidik soal peran Steering Committee (komite pengarah dipimpin Edhie Baskoro Yudhoyono atau kerap disapa Ibas, dalam Kongres Partai Demokrat pada 2010 di Bandung, jawa Barat.
Anas mengaku pemeriksaan hari ini merupakan pendalaman dari yang terdahulu. Suami Athiyyah Laila itu berdalih dalam pemeriksaan juga ditanya soal keterlibatannya dalam panitia khusus skandal Bank Century.
"Pendalaman itu misalnya bagaimana soal kongres, penanggung jawab kongres, SC, OC, dan kemudian kompetisi. Dan juga posisi saya sebagai ketua fraksi waktu itu tugasnya apa, tanggung jawabnya apa, pola komunikasi dengan pimpinan partai seperti apa, dengan ketua dewan pembina, dan tugas-tugas pokok waktu itu misalnya di pansus Bank Century," kata Anas kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/1).
Anas tetap mengelak saat ditanyakan soal permainan politik uang dalam kongres itu. Bahkan, dia berdalih sejak awal sudah mewanti para pendukungnya tidak melakukan jual beli suara.
"Materinya belum sampai ke sana. Tetapi meski materi belum sampai, sudah berkali-kali saya tegaskan bahwa tidak ada lobi suara. Dan saya sudah pesan dari awal, salah satu pesan saya kepada relawan adalah untuk tidak melakukan pembelian suara. Itu posisi etis saya dalam kongres," ujar Anas berdalih.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya