Analisis Adinkes Kemungkinan Covid-19 Jadi Endemi pada 2022
Merdeka.com - Pemerintah memprediksi pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi pada 2022. Menghadapi endemi Covid-19, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah penyesuaian.
Wakil Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes), Nurhandini Eka Dewi menanggapi prediksi tersebut. Menurutnya, perubahan situasi dari pandemi menjadi endemi Covid-19 pada 2022 masih tanda tanya.
Meskipun, pada Maret 2022 vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 70 persen dari total penduduk di Indonesia.
"Menjadi Covid-19 sebagai endemi di tahun 2022 masih tanda tanya," kata Nurhandini dalam konferensi pers, Rabu (18/8).
Nurhandini menjelaskan, hingga saat ini belum ada satu pun negara yang bebas dari pandemi Covid-19. Sejumlah negara yang sempat mengalami penurunan kasus Covid-19, justru kembali melonjak.
"Kalau kita melihat bahwa dunia masih juga bergerak maju mundur, artinya kasusnya naik turun. Tahun depan awal tahun (pandemi menjadi endemi Covid-19) rasanya belum," ujarnya.
Nurhandini menyebut, salah satu indikator pandemi menjadi endemi adalah kemunculan kasus Covid-19 jarang. Selain itu, sebagian besar negara di dunia tak lagi dilanda Covid-19.
"Apabila penanganan di berbagai negara bisa maksimal, kemudian banyak negara yang sudah tidak terdampak kasus Covid-19, di situlah dia berubah dari pandemi jadi endemi," tegasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya