Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Analisis Mantan Kepala BAIS Soal Rentannya Kantor Polisi Jadi Sasaran Pelaku Teror

Analisis Mantan Kepala BAIS Soal Rentannya Kantor Polisi Jadi Sasaran Pelaku Teror Situasi Mabes Polri pascapenembakan. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman Ponto menilai peristiwa penyerangan Mabes Polri tidak mengherankan. Sebab kantor polisi memang menjadi sasaran teroris.

Dia menilai, penyerangan di Mabes Polri lantaran penjagaan yang tidak ketat. Soleman lantas menyinggung perbedaan penjagaan markas TNI dan Polri.

situasi mabes polri pascapenembakan

"Bagi saya kantor polisi itu tidak lebih seperti hotel, jadi itu sasaran empuk. Mereka tidak akan sekeras mabes TNI. Kalau Mabes TNI, tembus itu baru luar biasa," ujar Soleman dalam diskusi virtual, Minggu (4/4).

Menurut Soleman, penjagaan di kantor Polisi yang tidak ketat sangat wajar. Karena polisi memberikan pelayanan masyarakat. Sehingga kantornya tidak membuat tembok dengan masyarakat.

"Nah kalau dia melayani masyarakat ya itu risiko. Sehingga apakah itu mabes Polri, Polda, Polsek, sama saja risikonya, itu hal yang biasa," katanya.

situasi mabes polri pascapenembakan

Pengamanan kantor Polisi ibarat simalakama. Di satu sisi, polisi harus memberi pelayanan sehingga penjagaan tidak ketat seperti di TNI. Di sisi lain, kondisi ini rentan terhadap aksi teror.

"Bagi polisi jadi buah simalakama, kalau diperkeras pelayanan masyarakat terganggu, ya memang itu risiko, jadi kita jangan membesarkan lagi Mabes Polri kecolongan, tidak, ya itu memang resiko karena adanya teroris," kata Soleman.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP