Anak tukang becak yang lulus dengan IPK 3,96 ingin jadi guru
Merdeka.com - Raeni, wisudawan dari Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes) lulus dengan IPK 3,96 (Sumlade). Anak tukang becak bernama Mugiyono ini tergolong jenius namun Raeni mempunyai cita-cita yang tak muluk-muluk, ingin jadi guru.
"Sebenarnya ingin kuliah ke luar negeri, tapi ingin kerja dulu karena kuliah ke luar negeri kan butuh biaya. Jadi guru atau bidang akuntansi. Sekarang dapat rezeki, lolos tahap satu Indonesia mengajar, inginnya pilih Yogyakarta," ujar Raeni saat dihubungi merdeka.com, Rabu (11/6).
Usai lulus, lanjut Raeni, untuk sementara dirinya dipercaya untuk menjadi asisten laboratorium jurusan komputer di Unnes.
"Saya dikasih kepercayaan untuk jadi asisten laboratorium jurusan dan bantu dosen ketika pratik di laboratorium komputer," tutur dia.
Sebelumnya, Raeni lulus dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan IPK 3,96 (Sumlade). Bahkan Raeni tak malu datang ke acara wisuda diantar bapaknya naik becak.
Raeni, wisudawan dari Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) berkali-kali membuktikan prestasinya beberapa kali memperoleh indeks prestasi 4, sempurna. Penerima beasiswa Bidikmisi ini memiliki cita-cita meneruskan kuliah ke Inggris.
"Selepas lulus sarjana, saya ingin melanjutkan kuliah lagi. Pengin-nya melanjutkan (kuliah) ke Inggris. Ya, kalau ada beasiswa lagi," kata gadis berjilbab ini.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya